Jiran Tetangga

Monday, October 14, 2013

Rindu



Jasad ini pengemudi haluan aku.
Aku panggil ini sebagai mesin penggerak
Tapi pemacu teratas adalah minda aku
Lebih atas menjagkau fikiran adalah Yang Maha Satu

Aku terus sahaja melangkah
Langkah deras selagi aku mampu
selagi mesin dua kaki aku bertenaga
aku bernasib baik
Jika tidak, di jalanan usang itu tempat aku

Hati aku memegang kunci yang utama
Hati kata, kunci ini tak ada pendua
Satu hati cuma bertuankan satu muka

Apa fungsi mata?
Aku kata mata sebagai penyuluh cahaya
letaknya mata di tempat paling indah.
hingga yang lain celaru dengan tuah mata
Tapi aku kata, mata kadang kadang menipu

Hanya hati yang tahu
apa yang mata nampak
sebab hati boleh merasa
sedangkan mata sekadar melihat kosong.

Kalau apa yang terhidang depan mata itu semua indah belaka
Mata boleh terus bulat terbuka sampai lupa yang celaka
Tapi bila sajian mata itu yang buruk dujana
mata boleh saja terus hilang persona

Perjalanan aku masih jauh
jauh hingga aku masih belum nampak petunjuk
Cuma aku tahu, Yang Maha Pengasih itu sentiasa ada memberi petunjuk

Tapi itu lah, aku kata mata aku celik nampak yang ditujuk
Tapi hati aku masih buta tuli ikut telunjuk
Sampai kadang kadang aku sendiri jatuh terduduk
Lumpuh dengan emosi yang bercampur aduk

Sedih
Luka
Marah
Kecewa
Berahi
Sakit

Aku pasti aku akan terus juga melangkah.
Bukan pasti,
aku memang akan terus melangkah.
benar.

Bangun, AMIRAH :)











Selingan manis, sebenarnya aku rindu dia hehe
sebab tu nukilan macam tak ada kena mengena dengan gambar haha
bye :)


No comments: